Sore kali ini berbeda. Beberapa gelas bekas susu, langit temaram, dan deru kendaran pelan. Sedikit demi sedikit angin berjalan tergesa-gesa. Semua sudah berakhir. Perjalanan panjang menjadi cerita kekanak-kanakan para pelakunya. Beberapa sibuk membenarkan pola dasi ke kanan, melapisi rambut dengan pomade, mengelap sepatu, dan.. Oh iya ini malam minggu. Ada sebuah jalan di tepi sungai, kecil dan digarisi rerumputan liar di kanan-kirinya. Potongan kerikil dari aspal rusak menjadi satu-dua hiasan jalan. Klakson tiba-tiba dibunyikan. Lamunan masih di kepala, berlari, beranjak, dan kemudian otak memaksa logika untuk menancap tuas gas sampai dalam-dalam. ------ Para bangunan menengadah ke langit-langit alam. Mereka saling bersenyawa menawarkan taat, bangunan rapuh pun tak kalah syahdu. Antarjejaring sinyal di langit bertabrakan: banyak burung kecil tak terbang dengan bahagia.
Karena keberadaanku disini, sudah didesain oleh Tuhan!