Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

Sajak Lama (Penulis Baru)

Aku kembali menulis sajak. Seperti sisa kerinduan pada cerita-cerita romansa yang ditulis para saudagar. Menceritakan kisah cinta seperti bercerita tentang transaksi jual beli yang berakhir dengan sama-sama tahu, sama-sama memahami, dan sama-sama mengiyakan. Karpet-karpet basah impor menjadi saksi dan beberapa helai bulu burung mahal. Aku kembali menyanyikan lagu di tiap bait. Seperti lantunan ayat suci di ujung maghrib surau-surau kecil di tengah sawah. Di pinggirnya  pagar-pagar bambu setinggi dada anak sekolah dasar dengan rongga selebar kucing bisa lewat leluasa. Senja menyingkap dari ujung sesawahan yang diakhiri dengan hutan pohon jati nan lebat. Dering suara aamiin lantang di tengah perapian para petani. Aku kadang kembali menyimak nestapa para pengemis tua Pagi yang berlalu seperti kisah yang sudah terlampaui dengan saksama oleh para penghuni lama. Berlama-lama dengan senja seperti mengulur waktu yang sedang dinanti orang lain dengan cara yang berbeda. Sepe...