Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Agustus, 2016

Opini Para Pena

Entah kapan saat pertama kali kau memutuskan untuk membuka surat ini. Setidaknya, izinkan aku mengelak, dan mengatakan bahwa bukan aku yang menulisnya. Tulisan ini memang ideku, semuanya sudah dalam barisan alfabetis dan deret ukur ketentuan di awal yang kita sepakati beberapa dekade silam. Surat ini tidak akan berbicara mengenai diksi-diksi perpisahan lawas, atau susunan kata puitis dengan sajak yang bergantung pada ritme yang ditentukan. Semua kata dalam bait ini, tertulis rapi dengan skema yang jauh lebih taktis. Jika pena dalam bait yang kutulis ini berkuasa untuk bicara dan menyampaikan kejujurannya, maka ia akan berkata lain. Mungkin ia mengaduh-mengeluh dan beropini bebas mengenai kata per kata yang kurangkai! Semua demi membuktikan para kebohongan ini benar adanya. Para pena liar menyebutkan kata per kata dalam paragraf yang jauh lebih sepi. Opini para pena! Kurang lebih begini asumsinya! ……… Hai Serangga, Kuda-kuda liar, dan Bebek yang berarak di pelipir sawah. ...

Malam Pertaruhan: Janji Tua di Lorong Peron

Persimpangan jalan aspal aus berlumur oli bekas meyakinkan masing-masing dari kita untuk melajukan kembali arah dan tujuan. Setiap sela perjalanan kau ceritakan buih-buih mesra antara perapian dan dingin yang menyergap di ruang tamu berkarpet bahan katifah lembut-halus. Karpet hijau lumut dengan aksen kuning kalem. Beberapa ruas ventilasi yang tidak tertutup apapun menjadi pintu masuk rahasia angin malam. Angin menusuk bagian tengkuk, merinding. Kaki-kaki kaku meringkuk dan masuk ke dalam selimut. Beberapa cahaya menembus bagian depan rumah melalui celah lubang kunci lawas. Di beberapa sudut ruang, menggelambirkan gorden-gorden yang senteng, kurang panjang sedikit. Topi bulat sirkus dan mantel-mantel tebal juga menggelantung mantab di rak kayu pelitur tua. Musim tropis! Saraf-saraf penyambung para sel tubuh mulai kendur di angka-angka seperti ini. Jari-jemariku mulai pegal karena dingin yang menusuk tidak karuan mainnya. Bahkan ujung para jari sampai tidak terasa utuh. B...