Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2016

Hahaha... Ya... sekadar coretan

Bagi dosen, atau pendidik lainnya, penemuan metode pembelajaran yang unyu dan unik bisa ditemukan tanpa sengaja dan dengan cara yang luar biasa. Ini kisahku, mana kisahmu!! Pengalaman paling menarik adalah mengajar kelas seminar sejumlah 190 mahasiswi di sebuah kelas. Pernah suatu waktu saya diberi kesempatan mengisi seminar dengan cara menyenangkan dan alhasil ilmu dapat diserap sempurna, yakni seminar penyusunan PKM. Tapi berbeda dengan pengalaman yang satu ini, sebuah perkuliahan dengan 190 MAHASISWI. Gayeng sekali menghadapi 190 calon bidan. Terlebih karakter mereka yang unyu dan imut karena semester 1 menjadikan mereka pribadi yang menarik untuk digali metode yang lebih aktif-interaktif-atraktif. Hari pertama gagal total. Tersirat wajah bosan dengan materi rujukan/daftar pustaka. Berbeda dengan hari ini, yakni materi pengembangan paragraf dan parafrase. Gayeng tenan, bahkan sampai dosen pengawas bertanya. "Ini ada apa tadi kok ketawa kencang sekali!" Huahaha.. Namanya...

Sepenggal kisah tentang cokelat-dingin-gelap

Dari cermin cembung spion sore itu, kembali kutemukan dia di sana. Menggunakan helm seperti biasa dan kacamata yang mungkin lupa dilepas. Tampak beda dan sedikit tergesa-gesa. Satu-dua kali sinar yang menyilaukan sempat mampir di spionku, tapi wajahnya masih sama: lebih bersinar. Kuperbaiki posisi spionku untuk memperjelas pandangan. Terlalu pendek, terlalu tinggi, terlalu ke dalam, terlalu ke luar, dan tunggu. Aku melihat sesuatu yang berbeda (lagi). Yaa, Sepatu itu! Sepatu warna merah padam dengan hak sangat tinggi. Sepatu yang berbeda dengan biasanya. Untuk pertama kalinya, septu-sepatu tepos itu tergantikan sepatu berhak tinggi. Yang benar saja, sepatu itu bukan miliknya. Atau setidaknya baru dibeli tadi siang untuk dikenakan di satu sore ini saja. Sore ini, yaa sabtu sore. Lebih jelasnya waktu yang tepat untuk hangout bagi sebagian gadis. Tapi, kenapa harus dia? Aku tidak pantas untuk membuntutinya, pikir dalam benakku. Gadis di spion ini pasti curiga dengan tingkah laku anehku.Te...

Prof. Soepomo Poedjosoedarmo

Beliau linguis. Beliau bertempat tinggal di Jalan Kaliurang 4.5 Jogjakarta dan lahir di Wonosari, Gunungkidul. Beliau S-2 dan S-3 di Cornell, lalu menikah dengan orang New York (namanya Gloria Poedjosoedarmo) istrinya juga seorang linguis dan sempat mengajar di UGM. Beliau yang kemudian bersedia tinggal di Indonesia. Istri pertama Eyang Prof. Pomo telah meninggal ketika itu. Eyang dulu dilarang oleh Sang Ibu yang dari wonosari, yang awalnya dapat beasiswa ke Aussie, sudah ditunjukkan eyang Pomo Peta Aussie, dekat. Tetapi Sang Ibu tetap tidak mengizinkan. Kata Sang Ibu, tidak tega anak pergi jauh2 "nanti kalo gak punya uang saku bagaimana cara ibu mau kasih kamu uang". Akhirnya mbah buyut (Sang Ibu) Wonosari, tak lama setelah itu wafat. Jadi, eyang berangkatlah ke jakarta. Gak taunya, eyang dapat kabar bahwa dapat beasiswa S2-S3 di Cornell New York. Lalu eyang ambil sekalian aja ke situ, yg jauh sekalian. Tidak jadi ke Aussie. Dulu kata eyang Pomo, eyang tidak mahir bahasa Ing...

Analogi

Bawalah kehidupan seperti smartphone dengan aplikasi clean master. Sebanyak apapun aktivitas aplikasi yang sudah dibuka, dengan sekali 'klik' dapat menghapus lelah dan menyegarkan kembali semua pengoperasian RAM. Ketika flashback pada zaman HP Java, sungguh pun untuk menyegarkan telepon genggam, harus dilakukan penghidupan kembali, atau restart. Menyita waktu? Iya. Tapi yang perlu dicatat adalah, suatu hal yang instan seperti mie sekalipun, memiliki kadar kemanfaatan yang tidak lama dibandingkan dengan pencapaian target dari proses berkelanjutan dan terstruktur. One click : clean master! Ingin rasanya menekan tombol clean master dalam hidup saya di tahun 2015. Ingat, pada aplikasi tersebut, aplikasi utama tidak terhapus. Hanya saja, beberapa catatan atau history akan hilang. Bukankah wajar? Tapi ingat, ketika HP sudah diklik clean master, berarti pengguna kembali siap menempuh perjalanan panjang. Menyambut 2016 Jika hidup seperti laman facebook. Dengan mudah, se...

Masih dan Masih Kumpulan Status

When the smallest step in the right direction ends up being the biggest step on your life, it is because of love something that finds you.So.. Let me start a small step that i never imagine before. Because i always believe that love is not something you find, but love is something that finds you.Kemarin, lantas ku dengar cerita nyinyir tentang suatu negeriCeritanya berisi beberapa bait rasa sakit dan kegundahan seorangIa yang berasa kaku dalam lintasan dinamika waktuIa yang berasa tersisih oleh keadaan yang digadang-gadang rupawanSeorang yang berkucuran air mata menindas kepilauan para bujangKesedihan sederhana bagi kaum sosialis gila diriBukankah semua jadi sederhana melalui kata?Tutur pujangga yang baru datang!Sepi mana yang bisa diundang, lawak mana yang bisa ditalak?Seketika diam menjadi solusi di ujung gempita.Seorang wanita ternyata!Ia buka kerudung penutup setengah kepala belakangnya sambil berkata, "jika pilihan itu ada, maka mana ada manusia" sementara itu jug...