Bagi dosen, atau pendidik lainnya, penemuan metode pembelajaran yang unyu dan unik bisa ditemukan tanpa sengaja dan dengan cara yang luar biasa. Ini kisahku, mana kisahmu!!
Pengalaman paling menarik adalah mengajar kelas seminar sejumlah 190 mahasiswi di sebuah kelas. Pernah suatu waktu saya diberi kesempatan mengisi seminar dengan cara menyenangkan dan alhasil ilmu dapat diserap sempurna, yakni seminar penyusunan PKM. Tapi berbeda dengan pengalaman yang satu ini, sebuah perkuliahan dengan 190 MAHASISWI. Gayeng sekali menghadapi 190 calon bidan. Terlebih karakter mereka yang unyu dan imut karena semester 1 menjadikan mereka pribadi yang menarik untuk digali metode yang lebih aktif-interaktif-atraktif.
Hari pertama gagal total. Tersirat wajah bosan dengan materi rujukan/daftar pustaka. Berbeda dengan hari ini, yakni materi pengembangan paragraf dan parafrase.
Gayeng tenan, bahkan sampai dosen pengawas bertanya. "Ini ada apa tadi kok ketawa kencang sekali!" Huahaha..
Namanya paragraf narasi yaa cerita mantan, kalau paragraf deskripsi yaa mendeskripsikan mantan. Sedangkan paragraf persuasi yaa ngajak balikan mantan. Ditutup dengan paragraf eksposisi ya menjelaskan alasan putus sama mantan dan bagaimana tahapannya.
Dengan kelas yang lebih besar (Hari kedua) akhirnya saya berhasil membuat semua mahasiswi lupa jika waktu istirahat sudah jauh berlalu. SUngguhpun satu dua mengantuk akan terlihat jelas dan langsung ditunjuk maju ke depan. Bagaimana evaluasi hari pertama?? ternyata sungguh buruk? Bagaimana evaluasi hari kedua? Kita lihat besok!!!
Desainnya bagaimana? Yaa tanpa desain!
Pembelajaran berlangsung mengalir dan menyenangkan hari ini!! Terimakasih STIKES Jendral A,. Yani Jogjakarta.
Komentar
Posting Komentar