Pelaksanaan pembelajaran BIPA terdiri atas kegiatan pendahuluan, kegiatan inti, dan kegiatan penutup. Kegiatan pendahuluan dalam pembelajaran dilakukan dengan membuka pelajaran meliputi pengucapan salam, menanyakan keadaan pelajar, dan mengadakan game. Dalam membuka pelajaran pengajar mengutamakan bagaimana suasana berlangsung hangat dan komunikatif sehingga pengajar dapat mengetahui seberapa banyak kata yang telah dikuasai pelajar. Namun ada beberapa hal yang kurang diperhatikan pengajar yaitu pengajar tidak menjelaskan terlebih dahulu hal-hal apa yang akan dilakukan hari itu dan hari selanjutnya terkait dengan pokok bahasan yang akan dipelajari. Tahapan yang dilakukan pengajar pada kegiatan inti yaitu(1) pelajar diminta untuk membacakan teks surat, (2) mengidentifikasi kata-kata sulit yang terdapat dalam teks surat dengan pembahasan secara lisan, (3) pengajar menjelaskan mengenai surat pembaca dan surat resmi, (4) pelajar ditugasi secara individual untuk membuat surat pembaca dan surat resmi,(5) pengajar memberikan balikan dengan memeriksa tugas pelajar dan merevisi bagian-bagian yang kurang tepat, (6) pengajar menjelaskan tentang subtitusi dengan terlebih dahulu meminta pelajar untuk membacakan contoh-contoh subtitusi, (7) pelajar diminta untuk mengerjakan latihan soal subtitusi, dan (8) pembahasan soal subtitusi dengan meminta pelajar untuk membacakan hasil pekerjaannya dan langsung dibahas oleh pengajar apabila terdapat kesalahan. Kegiatan penutup hanya sebatas pada pengucapan salam untuk mengakhiri pelajaran. Pengajar tidak melakukan refleksi, membuat kesimpulan atau pemantapan materi.
Tidak jauh dari jalan besar, sebuah mobil patroli polisi dengan suara dari pengerasnya melantang. Tidak ada suara lain yang membuyarkan malam selain bising-bising itu. Makin jauh makin hilang. Beberapa hewan kembali merintih kedinginan di balik kayu-kayu besar dan belukar. Sekali-dua kali rel beku kereta api menderu dan mendesis kepanasan diguyuri lokomotif dengan kecepatan penuh. Hawa dingin dari pohon-pohon berdaun lebat menyisakan banyak ruang sepi yang sengaja disiapkan untuk pagi yang silau. Lorong panjang dalam kereta yang memancarkan lampu remang berkilat berbarengan dengan deru laju. Tiba-tiba angin semilir beradu mau. Membisikkan cerita dari kota ke kota. Malam makin larut dan getir kenangan siang tadi masih nenyesakkan pipa-pipa saluran saraf ke otak. . Akan ada yang datang jika seseorang memutuskan untuk pergi.
Komentar
Posting Komentar