"Malaikat Juga Tahu" - "Angel Knows"
Cerita bermula pada seorang lelaki yang menderita autism bernama Abang yang jatuh cinta kepada Leia, salah satu anak kost yang tinggal di rumah kost ibunya. Sang ibu sangat cemas mengetahui hal itu karena dia tahu hubungan yang diharapkan oleh anaknya tak akan pernah terjadi. Kecemasan sang ibu bertambah saat Han, adik abang datang. Hubungan Han dengan Leia pasti membuat Abang semakin terluka.
"Firasat" - "Premonition"
Senja, seorang gadis yang bergabung dalam klub Firasat. Klub yang setiap minggu mengadakan acara kumpul bareng untuk bercerita dan berbagi pertanda. Senja bergabung dalam klub ini karena selalu mendapat firasat setiap akan ditinggalkan oleh orang yang dicintainya. Hal itu terjadi ketika bapak dan adiknya meninggal dunia karena kecelakaan.
Alasan lainnya adalah karena pemimpin klub tersebut yang bernama Panca. Seorang pemimpin yang karismatik dengan ketajaman intuisi dan pengalaman tentang firasat yang mengagumkan. Senja jatuh hati pada Panca. Sampai suatu hari, dia mendapat firasat buruk bahwa ada seseorang yang akan meninggal. Apakah firasat itu tentang Panca?.
Alasan lainnya adalah karena pemimpin klub tersebut yang bernama Panca. Seorang pemimpin yang karismatik dengan ketajaman intuisi dan pengalaman tentang firasat yang mengagumkan. Senja jatuh hati pada Panca. Sampai suatu hari, dia mendapat firasat buruk bahwa ada seseorang yang akan meninggal. Apakah firasat itu tentang Panca?.
"Cicak di Dinding" - "Lizard on the Wall"
Taja adalah seorang pelukis muda yang lugu. Pada suatu malam dia bertemu dengan Saras, seorang perempuan free-spirit yang jauh lebih tahu dan berpengalaman. Saras memberikan malam yang tak terlupakan bagi Taja.
Ternyata pada suatu hari mereka bertemu lagi. Kali ini mereka mencoba membangun persahabatan, meskipun akhirnya Taja tak kuasa untuk menahan rasa cintanya pada Saras. Saras memutuskan untuk pergi dan meminta Taja untuk tidak mencarinya. Enam tahun berselang Taja yang menjadi seorang pelukis terkenal bertemu kembali dengan Saras pada sebuah pameran. Namun Saras membawa kejutan yang akan menentukan hidup mereka berdua.
"Curhat buat Sahabat" - "Stories for My Best Friend"
Amanda dan Reggie adalah sepasang sahabat yang berbeda sifat. Amanda seorang yang supel dan ceria sedangkan Reggie orang yang sabar dan kalem dan selalu siap mendengarkan curhat dari Amanda kapanpun. Kapanpun amanda butuhkan, sosok Reggie selalu hadir.
Suatu hari Amanda jatuh sakit dan hanya Reggie yang bisa menolongnya, sedangkan pacarnya tidak bisa. Pertolongan Reggie membuat Amanda sadar bahwa yang dia butuhkan adalah seorang yang menyayangi dia apa adanya dan sosok itu adalah Reggie. Namun di sisi lain. Reggie diam-diam mulai sadar bahwa cinta ini terlalu tua untuk dirinya.
"Hanya Isyarat" - "It's Only a Sign"

Film ini bercerita tentang lima orang backpackers yang bertemu pada forum milis. Tano, Dali, Bayu, dan Raga tampak akrab seperti sahabat yang sudah lama meskipun baru beberapa hari bertemu. Sedangkan Al selalu menyendiri dan menjaga jarak. Diam-diam Al jatuh hati pada sosok Raga, yang hanya mampu dikagumi dari kejauhan.
Pada suatu malam, kelima orang ini mengadakan sebuah permainan yaitu bercerita tentang kisah paling sedih yang mereka punya. Saat Raga bercerita tentang kisahnya, Al semakin terpukul. Meskipun pada permainan ini Al menjadi pemenangnya, namun Al semakin jatuh cinta pada daya tarik Raga, lelaki yang tak pernah ia miliki karena rahasia besar pada diri Raga.
QUOTE OF RECTOVERSO
“Kadang - kadang pilihan yang terbaik adalah menerima...”
“Aku memandangimu tanpa perlu menatap. Aku mendengarmu tanpa perlu alat. Aku menemuimu tanpa perlu hadir. Aku mencintaimu tanpa perlu apa-apa, karena kini kumiliki segalanya.”
“Rasakan semua, demikian pinta sang hati. Amarah atau asmara, kasih atau pedih, segalanya indah jika memang tepat pada waktunya. Dan inilah hatiku, pada dini hari yang hening. Bening. Apa adanya.”
“I'd like to find the guy who invented the proverb 'go with the flow' and lead him to an ocean full of hungry sharks. And see how he would flow. I'd really like to know.”
“Tiada yang lebih indah. Tiada yang lebih rindu. Selain hatiku. Andai engkau tahu.”
“Cintanya adalah paket air mata, keringat, dan dedikasi untuk merangkai jutaan hal kecil agar dunia ini menjadi tempat yang indah dan masuk akal bagi seseorang.”
“Sahabat saya itu adalah orang yang berbahagia. Ia hanya mengetahui apa yang ia sanggup miliki. Saya adalah orang yang paling bersedih, karena saya mengetahui apa yang tak sanggup saya miliki.”
“Jingga di bahumu. Malam di depanmu. Dan bulan siaga sinari langkahmu. Teruslah berjalan. Teruslah melangkah. Kutahu kau tahu. Aku ada.”
“Barangkali itulah mengapa kematian ada, aku menduga. Mengapa kita mengenal konsep berpisah dan bersua. Terkadang kita memang harus berpisah dengan diri kita sendiri; dengan proyeksi. Diri yang telah menjelma menjadi manusia yang kita cinta.”
“Seseorang semestinya memutuskan bersama orang lain karena menemukan keutuhannya tercermin, bukan ketakutannya akan sepi.”
“Kita tak tahu dan tak pernah pasti tahu hingga semuanya berlalu. Benar atau salah, dituruti atau tidak dituruti, pada akhirnya yang bisa membuktikan cuma waktu.”
“Rasa hangat ketika kedua tubuh bertemu, rasa lengkap ketika dua jiwa mendekat, rasa rindu yang tuntas ketika kedua pasang mata menatap.”
“Kamu hanya perlu menerima. Menolak, menyangkal, cuma bikin kamu lelah'
“Saat pasir tempatmu berpijak pergi ditelan ombak, akulah lautan yang memeluk pantaimu erat.”
“Within his orbit, I was nothing but a flat noodle. And I don't know how much longer I can keep this up.”
"Mimpi mengurangi kualitas istirahatnya. Dan untuk bersamaku, ia tak perlu mimpi.”
“Mengubah rutinitas itu sama saja dengan menawar bumi agar berhenti mengedari matahari.”
“His long arms stretch out like comforting pillars, supporting my whole being in his embrace.”
“ dan usai tangis ini, aku akan berjanji. Untuk diam, duduk ditempatku. Menanti seseorang yang biasa saja”
“Aku hanya ingin kembali ke tempatku, di belakang sana. Menikmati apa yang kusanggup.”
"Sakitini tak terobati dan bukan untuk diobati”
“aku sampai di bagian bahwa aku telah jatuh cinta. namun, orang itu hanya mampu ku gapai sebatas punggungnya saja”
“...bahasaku yang cuma rasa susah melekat pada kata...”
“seseorang yang cuman sanggup aku hayati bayangannya dan tak akan pernah ku miliki seutuhnya”
“...tinggal cara yang masih menjaga rahasia.”
“Aku jatuh cinta pada pandangan pertama, kedua, dan seterusnya sampai mati.”



Komentar
Posting Komentar