Hallo, selamat pagi hey pemuja kesendirian. Tadi malam aku berada di ufuk ketakutan ku akan dirilku sendiri. Aku membayangkan diriku di antara gelap pekatnya belantara dan dikelilingi awan dingin. Rasa yang sampai saat ini masih menusuk bagian tertentu kulitku. Pagi ini, di antara embun yang berbaris rapi, di kala rintihan burung-burung perkutut di sangkar tua, dan di antara ulu hati serta paru-paru. Aku berjanji aku akan melupakanmu. Kemarin, aku membawamu ke hutan pohon jati saat bulan purnama. Disana, aku benar-benar merasakan kesakitan yang mendalam, penuh luka dan trauma. Kini, aku sudah merasakan kepulanganku di gubuk kecil tengah sawah dan empang berwarna hijau lumut. Apakah kau tau? Tadi malam saat kudengar suaramu di antara jajaran pohon jati, aku duduk menepi pada salah satu jati terbesar dan diam. Aku diam dalam waktu yang cukup lama. Dan kau perlu tahu. Aku menaruh kenangan kita di antara semak belukar dan aku memilih yang paling jauh dari jangkauan ma...
Karena keberadaanku disini, sudah didesain oleh Tuhan!